oleh

Klasifikasi Kesiapan TIK Sekolah untuk AN 2021

Kesiapan TIK Sekolah dibagi dalam 4 definisi dalam menentukan kesiapan dalam penyelenggaraan Asesmen Nasional (AN) :
1. Siap
a. Tipe A :Jika Sekolah sudah melaksanakan UNBK Mandiri (Tahun Sebelumnya).
b. Tipe B :Jika Sekolah memiliki omputer minimal 15 dan memiliki aliran listrik dan memiliki akses internet.
c. Tipe C :Jika Sekolah memiliki omputer kurang dari 15, memiliki aliran listrik, memiliki akses internet, mendapatkan Bantuan Pusat tahun 2020 dan Bantuan DAK 2021 atau .
2. Potensial 1 : jika sekolah tersebut memiliki komputer kurang dari 15, dan memiliki aliran listrik dan memiliki akses internet.
3. Potensial 2 : jika sekolah tersebut memiliki omputer kurang dari 15, dan memilik aliran listrik.
4. Tidak Siap : jika sekolah tersebut tidak memiliki fasilitas atau prasarana yang mendukung terlaksananya AN, seperti omputer, jaringan internet dan aliran listrik.
Spesifikasi Komputer yang dipakai
1. Komputer Utama/Proktor Semi-Online ; Berbentuk desktop PC/all in one bukan laptop, Prosesor : CPU 4 Core, RAM : 8 GB, Ruang Penyimpanan Kosong : 250 GB, Sistem Operasi : Windows 10 dan Perbandingan 1 server/ omputer utama hanya diakses oleh 15 komputer klien
2. Komputer Utama/Proktor Online; Berbentuk desktop PC/all in one PC / laptop terhubung Internet.
3. Komputer Klien Semi Online ; Berbentuk desktop PC/all in one PC/ laptop/Thin Client, Prosesor : CPU dual Core, RAM : 2 GB Monitor : 11,6”, Resolusi Monitor Minimal : 1024 x 720, Ruang Penyimpanan Kosong : 10 GB dan Sistem Operasi : Windows, Linux, Mac OS, Chrome OS, Rasberry
4. Komputer Klien Online ; Berbentuk desktop PC/all in one PC/ laptop, Prosesor : CPU dual Core, RAM : 2 GB, Monitor : 11,6”, Resolusi Monitor Minimal : 1024 x 720, Ruang Penyimpanan Kosong : 10 GB, Webcam (Optional) dan Sistem Operasi : Windows, Linux, Mac OS, Chrome OS, Rasberry
5. Aplikasi Semi Online ; VHD dijalankan virtualbox, Browser Proktor dan Exambrowser klien
6. Aplikasi Online ; Browser Proktor dan Exambrowser klien
7. Topologi Semi Online ; Bandwidth internet 1 Mbps (untuk sinkronisasi), IP Statik dengan segmen 192.168.0.xxx dan LAN (Local Area Network) bukan WIFI.
8. Topologi Online ; Bandwidth internet 12 Mbps / 15 komputer klien (stabil selama assesmen berlangsung dan dedicated), IP Dinamis dan LAN (Local Area Network) / WIFI
9. Pengisian Perbaikan TIK.
a. Hub adalah perangkat keras jaringan untuk menghubungkan beberapa perangkat Eternet bersama-sama dan menjadikannya bertindak sebagai segmen jaringan tunggal.
b. Switch adalah suatu jenis komponen jaringan omputer yang digunakan untuk menghubungkan beberapa HUB dalam membentuk jaringan komputer yang lebih besar atau menghubungkan omputer-komputer yang memiliki kebutuhan akan bandwidth yang cukup besar. Moda Pelaksanaan adalah bentuk atau jenis pelaksanaan.
c. Daya Listrik adalah laju hantaran omput listrik dalam rangkaian listrik.Komputer Utama adalah omputer yang berfungsi sebagai server.

A. Klasifikasi Kesiapan Tik Satuan Pendidikan Untuk AN
Kesiapan TIK Satuan Pendidikan diklasifikasikan menjadi 4 kategori dalam menentukan penyelenggaraan Asessmen Kompetensi Minimum (AN) :
1. Siap Satuan pendidikan masuk dalam kategori Siap menyelenggarakan AN apabila:
d. UNBK Mandiri (Tahun Sebelumnya),atau
e. Memiliki Laboratorium Komputer, atau
f. Mendapatkan bantuan TIK tahun 2020.
2. Potensial 1, Satuan pendidikan masuk dalam kategori Potensial 1 apabila satuan pendidikan tersebut memiliki minimial 15 komputer.
3. Potensial 2, Satuan pendidikan masuk dalam kategori Potensial 2 apabila satuan pendidikan tersebut memiliki jaringan internet dan aliran listrik.
4. Tidak Siap, Satuan pendidikan masuk dalam kategori Tidak Siap apabila satuan pendidikan tersebut tidak memiliki fasilitas atau prasarana yang mendukung terlaksananya AN, seperti omputer, jaringan internet dan aliran listrik.
5. Spesifikasi minimum kesiapan perangkat, jaringan dan omputer/laptop yang disiapkan sekolah untuk digunakan dalam penyelenggaraan Asesmen Nasional (AN) : 1. Komputer client yang digunakan peserta didik PC / laptop dengan spesifikasi:
a. Prosesor : Dual Core,
b. Monitor : 11,6”,
c. Resolusi Monitor : 1024 x 720,
d. RAM : 1 GB,
e. Ruang Penyimpanan Kosong : 10 GB,
f. Webcam (Optional), dan
g. Sistem Operasi : Windows, Linux, Mac OS, Chrome OS, Rasberry;
h. Jaringan (Intranet dan Internet) : Kabel LAN dan WIFI; dan
i. Bandwidth : 12 Mbps dedicated untuk 15 client.

B. Verifikasi dan Validasi Kesiapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Satuan Pendidikan
Verifikasi dan Validasi Kesiapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Satuan Pendidikan digunakan untuk memastikan kepemilikan perangkat TIK di satuan pendidikan sebagai data dasar dalam pelaksanaan Asessmen Kompetensi Minimal (AN). Informasi kepemilikan perangkat TIK digunakan untuk memetakan kesiapan satuan-satuan pendidikan dalam melaksanakan AN.
1. Verifikasi dan Validasi Kesiapan TIK dapat diakses melalui laman https://vervalsp.data.kemdikbud.go.id/tik/
2. Hak akses aplikasi Verifikasi dan Validasi Kesiapan TIK diberikan melalui registrasi keanggotaan pada Jaringan Pengelola Data Pendidikan dan Kebudayaan (SDM) Pusdatin Kemendikbud melalui laman https://sdm.data.kemdikbud.go.id, dengan penugasan sebagai: Admin Dapodik bagi Dinas Pendidikan Kab./Kota/Provinsi; dan Operator Sekolah bagi Satuan Pendidikan.

C. Profil Satuan Pendidikan (Kesiapan TIK Satuan Pendidikan) al;
1. Keterisian data Kesiapan TIK bersumber pada hasil pengisian data pada Submenu Verval (Kesiapan TIK Satuan Pendidikan) yang dilakukan oleh operator sekolah.
2. Penentuan 15 sekolah terdekat berdasarkan hasil perhitungan terhadap titik koordinat yang disikan oleh operator sekolah melalui aplikasi VervalSP pada laman https://vervalsp.data.kemdikbud.go.id dengan kualifikasi pelaksanaan AN.
3. Status kesiapan TIK.
4. Status kesiapan AN.

D. Alur Verifikasi Dan Validasi Kesiapan Tik Satuan Pendidikan
1. Satuan Pendidikan memastikan proses perekaman data sarana dan prasarana terkait TIK di Dapodik dan sudah menuntaskan pengiriman data melalui proses sinkronisasi.
2. Satuan pendidikan melakukan proses pembaruan data kesiapan TIK di laman vervalsp.data.kemdikbud.go.id/tik/ dengan mengakses fitur VERVAL. Pembaruan data kesiapan TIK mencakup data:
a. Ketersediaan laboratorium omputer
b. Jumlah omputer
c. Ketersediaan sumber listrik
d. Ketersediaan jaringan internet dan kelengkapannya
3. Pusdatin mengklasifikasikan kesiapan TIK satuan pendidikan berdasarkan hasil verval/pembaruan data kesiapan TIK yang dilakukan oleh satuan pendidikan. Ada empat klasifikasi kesiapan TIK: Siap, Potensial 1, Potensial 2, dan Tidak Siap.
4. Dinas Pendidikan menentukan status dan moda pelaksanaan AN bagi satuan pendidikan di wilayahnya dengan mengakses fitur UBAH STATUS berdasarkan hasil verval/pembaruan data kesiapan TIK dari satuan pendidikan dan informasi klasifikasi kesiapan TIK.
5. Dinas Pendidikan menentukan status AN bagi satuan-satuan pendidikan di wilayahnya ke dalam empat kategori: Mandiri, Mandiri dan Ditumpangi, Menumpang, dan Tidak Menyelenggarakan.
6. Dinas Pendidikan menentukan moda pelaksanaan AN bagi satuan-satuan pendidikan di wilayahnya. Opsi yang disediakan antara lain: Online dan Semi Online.
7. Dinas Pendidikan diperkenankan menambah tempat penyelenggara AN selain sekolah. Dinas Pendidikan mengakses fitur TAMBAH LEMBAGA untuk menambahkan lembaga lain yang relevan untuk dijadikan tempat penyelenggara AN dengan cara mengisikan data-data TIK yang dipersyaratkan.
8. Dinas Pendidikan selanjutnya melakukan penentuan sekolah/lembaga yang ditumpangi bagi satuan-satuan pendidikan dengan status pelaksanaan ’Menumpang’. Dinas pendidikan mengakses fitur LEMBAR KERJA untuk menentukan satuan pendidikan dapat menumpang di satuan pendidikan mana dengan mempertimbangkan karakteristik tertentu sesuai kondisi dan kebijakan masing-masing wilayah untuk pelaksanaan AN: seperti jarak antar satuan pendidikan, kondisi geografis, daya ompute, atau lainnya.
9. Dinas pendidikan dapat melihat hasil akhir verval di fitur RANGKUMAN. Penyesuaian-penyesuaian memungkinkan untuk dilakukan meski tahapan 4-8 sudah dilakukan.
10. Satuan pendidikan dapat melihat hasil akhir verval dinas pendidikan dengan mengakses fitur PROFIL. Jika ditemukan ketidaksesuaian satuan pendidikan dapat segera mengkomunikasikan ke dinas pendidikan terkait.

E. Verifikasi Dan Validasi Kesiapan TIK Satuan Pendidikan
1. Informasi pelaksanaan UNBK pada tahun sebelumnya.
2. Isikan jumlah laboratorium yang dimiliki satuan pendidikan.
3. Pilih Moda Pelaksanaan AN.
4. sikan jumlah omputer utama/server jika moda pelaksanaan AN semi online.
5. Isikan jumlah omputer/laptop yang dimiliki satuan pendidikan dengan status kepemilikan milik sekolah.
6. Isikan jumlah omputer/laptop yang dimiliki satuan pendidikan dengan status kepemilikan bukan milik sekolah (pinjaman dari wali murid, pinjaman dari guru, sewa atau yang lainnya).
7. Pilih sumber listrik dari pilihan yang sudah disediakan.
8. Isikan besar daya llistrik yang digunakan satuan pendidikan.
9. Pilih provider internet yang digunakan satuan pendidikan.
10. Isikan provider internet yang digunakan satuan pendidikan jika satuan pendidikan memilih pilihan Lainnya.
11. Isikan besar bandwidth untuk mengunduh (download) data pada jaringan internet yang dimiliki satuan pendidikan.
12. Isikan besar bandwidth untuk mengunggah (upload) data pada jaringan internet yang dimiliki satuan pendidikan.
13. Tombol speedtest.cbn.id dan speedtest.net menuju laman perhitungan kecepatan dan performa koneksi internet (gunakan internet satuan pendidikan).
14. Isikan jumlah Hub dan Switch yang dimiliki.
15. Isikan jumlah Titik Akses (Access Point) internet.
16. Checklist untuk menyatakan kebenaran isian perangkat TIK.
17. Klik tombol Simpan untuk menyimpan perbaikan data kepemilikan TIK. (Hasil Verval Kesiapan TIK Sekolah disajikan pada submenu Profil).
a. Posisi koordinat sekolah menyajikan informasi letak satuan pendidikan pada peta dan menyajikan informasi sekolah terdekat.
b. Posisi koordinat satuan pendidikan sangat bepengaruh terhadap penentuan satuan pendidikan terdekat.
c. Perbaikan koordinat satuan pendidikan dapat dilakukan melalui aplikasi VervalSP (Verifikasi dan Validasi Satuan Pendidikan) pada laman https://vervalsp.data.kemdikbud.go.id.
d. Satuan pendidikan terdekat menyajikan informasi 5 satuan pendidikan disekitar yang letaknya paling dekat.

F. Speedtest
1. Speedtest adalah layanan untuk menguji kecepatan dan performa koneksi internet, baik seluler maupun Wi-Fi.
2. Layanan speedtest tersedia dilaman speedtest.cbn.id dan speedtest.net.
3. Download speed digunakan untuk mengukur kecepatan koneksi internet pada perangkat ( omputer/laptop) dalam menarik data dari server menuju perangkat ( omputer/laptop) yang kita gunakan.
4. Upload speed digunakan untuk mengukur kecepatan koneksi internet pada perangkat ( omputer/laptop) dalam mengirimkan data dari perangkat yang digunakan ke perangkat lain.
5. Download speed diukur dengan satuan megabits per second (Mbps). Tahapan Mengukur Speedtest Dengan Speedtest.Cbn.Id
1. Buka laman speedtest.cbn.id selanjutnya pilih tombol Go.
2. Menghitung kecepatan dan performa koneksi internet untuk menarik data dari server menuju perangkat yang digunakan.
3. Menghitung kecepatan dan performa koneksi internet untuk mengirim data dari perangkat yang digunakan menuju perankat lain.
4. Hasil perhitungan kecepatan download dan upload data.

Semoga Bermanfaat

Sumber : Pusdatin Kemdikbud

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *