oleh

Khutbah Terakhir Tahun 2021

Jumatan di akhir 2021 diisi khutbah yang berkesan.

Orang beragama, menurut Khotib, adalah orang yang paling kuat. Karena mereka memiliki keyakinan.

Siapa saja pasti menjadi hebat kalau memiliki keyakinan.

Keraguan tidak akan membawa hasil. Orang yang ragu mungkin bisa naik, tetapi apa gunanya berada di puncak kalau orang selalu dalam keraguan? Ia bahkan tidak mengerti apa itu berhasil. Bagaimana mungkin merasakannya.

Hanya agama yang memberi ukuran pasti, sehingga orang beragama hidupnya jelas dan tidak terombang-ambing.

Seiring bertambahnya usia, orang semakin mengerti apa yang harus dilakukannya dan apa yang tidak perlu dilakukannya.

Kalau sampai akhir 2021 masih ada yang gagal, dalam hatinya pasti tahu apa yang tidak boleh dilakukannya lagi dan apa yang harus dia lakukan sepenuh hati.

Karena itu tahun 2022 harus dimaknai sebagai pola hidup yang baru. Hidup yang yakin, hidup di atas rel, hidup yang tidak menyia-nyiakan kesempatan.

Biarlah 2021 pergi membawa kesalahan-kesalahan, seperti air dan busa mandi melarutkan kotoran. Kita sambut 2022 yang datang seperti cermin mengkilap, tempat kita berkaca apakah masih bersih dalam keyakinan dan keberhasilan, atau mulai membalurkan kotoran kegagalan.

Ya, pergantian tahun seharusnya membuat kita bermuhasabah. Mengevaluasi diri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *